Mahasiswi Program Studi Teknik Sipil Universitas Bakrie, Devina Cintya, menjalani magang kerja di proyek perusahaan tambang, PT.Citra Palu Mineral selama dua bulan. PT. Citra Palu Mineral adalah perusahaan yang bergerak di bidang tambang dibawah naungan PT. Bumi Resources Minerals. Melalui kesempatan ini, Devina menjalani program internship dengan living cost yang di cover secara full beserta uang saku yang diberika oleh pihak perusahaan.

Devina menerangkan “selama kegiatan magang di PT. Citra palu Mineral, saya ditempatkan pada bagian sipil. Saya mengawasi jalannya proyek dengan pendampingan seorang supervisor”. Jobdesknya meliputi dengan pengawasan kesalahan pada pembesian, mengetes tiang pancang, dan uji beton. “Pertama kali saya sampai, mereka baru bangun pondasi, baru nge-bor tiang pancang, jadi bener-bener baru bangun dari struktur bawah, makanya Topik magang aku tentang pondasi 4000 TPD (Ton Per Days). Pabrik itu jika sudah jadi  rencananya akan mengelola 4000 ton dari yang bakal ditambang,” ungkapnya.

Awalnya Devina merasa ragu untuk mengirim CV tempatnya magang. Ia khawatir bekal ilmu yang ia punya belum cukup untuk magang di lapangan. Namun, ketakutan itu pudar usai ia menginjakan kaki di PT. Citra Palu Mineral. Para petugas perusahaan dan  proyek dengan senang hati membantunya, ia juga mendapatkan relasi yang tidak bisa ia dapatkan di manapun.

“Saya dapat relasi yang sangat berkesan, background mereka disana juga dari tambang lain seperti freeport”. Ternyata sebelum diminta melakukan berbagai hal, ia mendapatkan pengarahan yang baik. “Jadi kita harus terapin mindset jangan takut duluan, ya kalo magang belum banyak bisa nya, justru dengan magang kita jadi bisa apa-apa, kalo kita mau mau aja ngga ada action, ya kita nggak akan dapetin itu, action itu perlu,” jelasnya.

Tak hanya itu, Devina juga diajarkan tentang sosialisasi antar petugas proyek. Seperti antar kontraktor, vendor, tukang, dan konsultan. Karena di waktu yang bersamaan, mereka juga membangun mess, mushola, dan pabrik. Devina mengatakan ilmu yang paling banyak di ajarkan di lapangan adalah ilmu sosial karena kebanyakan proyek stuck karena adanya misscomunication antar vendor, konsultan, kontraktor dan tukang. Itu bisa menghambat proyek. Maka dari itu, Ilmu sosial di dalam lapangan sangatlah penting. 

Disela-sela waktu magangnya Devina juga menceritakan kalau seluruh kantornya pernah 80% terjangkit Covid-19 dan wajib isolasi mandiri di mess masing-masing. Hal itu membuat Devina harus di swab dua hari sekali.  Devina mengaku senang atas ilmu yang ia dapat saat magang di PT. Citra Palu Mineral. Jika ada kesempatan magang lain, Devina ingin mengambil kesempatan tersebut untuk mengembangkan dirinya lagi asal kampus suportif dalam jadwal kuliah.