Universitas Bakrie melalui Kepala Pusat Studi Geopark, Dr. Eli Jamilah Mihardja, Ph.D, melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama strategis dengan UNESCO Global Geopark Merangin Jambi. Penandatanganan perjanjian ini berlangsung di Universitas Merangin, Bangko, Merangin, Jambi, pada hari Senin, 18 September 2023.

Perjanjian kerjasama ini mencakup berbagai aspek dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, termasuk penelitian, pengembangan masyarakat, dan pengajaran. Geopark Merangin, yang baru-baru ini dianugerahi status UNESCO Global Geopark, dikenal dengan keunikan geologi, biologi, dan budayanya yang kaya. Salah satu warisan geologi yang mengagumkan di Merangin adalah fosil kayu yang terawetkan dengan sempurna, berusia 300 juta tahun. Fosil ini menjadi sumber informasi berharga tentang sejarah geologi, perkembangan biologi, dan budaya masyarakat di wilayah tersebut.

Implementasi kerjasama ini akan memungkinkan Universitas Bakrie untuk berpartisipasi dalam pengembangan wilayah berbasis konservasi dan kesejahteraan masyarakat, dengan fokus utama pada pelestarian warisan Bumi dan pengembangan program geowisata untuk kesejahteraan masyarakat berkelanjutan, tanpa merugikan alam. Geopark Merangin memiliki ekosistem sungai, danau, dan hutan hujan tropis yang luas, yang menjadi aset penting dalam upaya pelestarian alam. Dr. Eli Jamilah Mihardja, Ph.D, menyatakan, "Kerjasama ini adalah langkah penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan Geopark Merangin dalam mewujudkan visi bersama untuk melestarikan alam dan mempromosikan geowisata yang bertanggung jawab."

Kerjasama antara Universitas Bakrie dan UNESCO Global Geopark Merangin Jambi menandai langkah bersejarah dalam upaya pelestarian alam dan pengembangan masyarakat di wilayah ini. Keduanya berharap bahwa kerjasama ini akan menjadi contoh bagi upaya serupa di seluruh dunia.