Universitas Bakrie baru-baru ini menyambut perwakilan dari Red Hat Academy, Sanjay Srivastava, Head Public Sector (Asia Pacific) di Red Hat. Kunjungan ini menandakan kelanjutan kerjasama antara salah satu penyedia solusi open source terkemuka, Red Hat Academy, dan Universitas Bakrie, dengan tujuan untuk menjembatani kesenjangan antara pembelajaran akademik dan tuntutan dunia IT nyata. Kolaborasi ini ditujukan untuk menawarkan akses kepada mahasiswa Universitas Bakrie ke teknologi, pelatihan, dan program sertifikasi komprehensif Red Hat.

Kemitraan ini diatur untuk memperkenalkan kurikulum yang mengintegrasikan perangkat lunak dan platform Red Hat ke dalam perkuliahan di Universitas Bakrie. Ini berarti mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung dengan teknologi seperti Red Hat Enterprise Linux, OpenShift, dan Ansible Automation Platform.

Selain itu, kolaborasi ini meluas lebih dari sekadar akses ke perangkat lunak. Red Hat Academy akan menyediakan pelatihan untuk tenaga pengajar di Universitas Bakrie, memastikan bahwa para instruktur sendiri mahir dalam teknologi terbaru dan metodologi pengajaran. Pendekatan ini penting untuk menjaga kualitas dan relevansi pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa. Salah satu aspek paling menarik dari kolaborasi ini adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan sertifikasi Red Hat. Diakui secara global, sertifikasi ini merupakan bukti keterampilan dan pengetahuan individu dalam area IT dan dapat meningkatkan prospek pekerjaan mahasiswa setelah lulus.

Kunjungan dari Red Hat Academy ke Universitas Bakrie ini menandai kelanjutan kerjasama yang menjanjikan yang bertujuan untuk melengkapi mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang mereka butuhkan untuk berkembang dalam ekosistem open source. Dengan menggabungkan kekuatan akademis dan industri, kemitraan ini diatur untuk mendorong inovasi, meningkatkan keterampilan kerja, dan pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.